Kelangkaan BBM Subsidi di Kota Batas RI-Timor Leste Kian Parah, Muncul Fenomena Motor Tangki 'Gede'

AKURAT.CO – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dan Solar di Atambua ibu kota Kabupaten Belu, daerah batas Negara Republik Indonesia (RI) dan Negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) kian parah.
Antrian panjang kendaraan roda dua dan roda empat terlihat di semua Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) dalam kota Atambua. Ini sudah terjadi dalam dua pekan terakhir akibat sulitnya pengendara mendapatkan kedua BBM tersebut.
Ditengah kondisi itu muncul fenomena motor bertangki gede (besar) yang bebas keluar masuk membeli BBM di sejumlah SPBU. Fenomena ini dicurigai menjadi salah satu penyebab sulitnya mendapatkan BBM di SPBU karena diambil dalam jumlah banyak oleh pelangsir untuk dijual kembali secara eceran. "Mereka pakai Thunder, Verza. Isi full, pinggir jalan disedot ke jerigen, terus muter balik ngantri lagi. Ini sudah biasa mereka lakukan. Tangki gede jadi bisa tampung banyak. Pantas kami yang benar-benar butuh malah susah dapat," ujar salah seorang warga kepada akurat.co.
Harga eceran pertalite di beberapa titik di wilayah Atambua terpantau mencapai Rp 15.000/botol jauh diatas harga di SPBU Rp 10.000/liter.
Dari sejumlah SPBU yang ada dalam Kota Atambua, antrian paling parah terlihat di SPBU Wekatimun. Sejak Rabu (12/8) hingga Kamis (13/8) siang, terpantau akurat.co, antrian kendaraan mengular hingga luar area SPBU.
Warna mengantri berjam-jam bahkan berhari hari untuk mendapatkan layanan BBM di SPBU. Salah seorang sopir truk mengaku sudah 2 hari mengantri untuk mendapatkan Pertalite. "Sudah 2 hari saya antri disini. Dari kemarin siang sampai sekarang belum dapat. Bukan cuma di sini, di SPBU lain juga sama. Kami yang kerja bawa mobil jadi lumpuh semua" keluhnya.
Sejauh itu belum tampak kebijakan dari pihak pemerintah daerah atau Pertamina terhadap kondisi kelangkaan BBM subsidi di Atambua itu.
Warga mendesak pihak Pertamina Patra Niaga NTT dan Pemerintah Kabupaten Belu segera menyikapi persoalan tersebut karena kelangkaan BBM tersebut telah berdampak buruk pada aktifitas sosial dan perekonomian warga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Minggu Kasih di Gereja GBKP Runggun Liliba, Dirlantas Polda NTT Perkuat Kedekatan dengan Jemaat
- 2HUT ke-75 Humas Polri: “Polisi Bersama Masyarakat, Humas Menjaga Reputasi Polri”, Bidhumas Polda NTT Salurkan Bantuan Sosial
- 3Persiapkan Pelantikan Pengurus DPP, FKPTT Gelar Gladi Bersih dan Tegaskan Komitmen Pengabdian
- 4HUT ke-75 Humas Polri: “Polisi Bersama Masyarakat, Humas Menjaga Reputasi Polri”, Bidhumas Polda NTT Salurkan Bantuan Sosial
- 5Persiapkan Pelantikan Pengurus DPP, FKPTT Gelar Gladi Bersih dan Tegaskan Komitmen Pengabdian




