NTT

Teka-teki Siapa Pengambil Mangan di Kantor Dispar Kupang Belum Terungkap

Jermi Lau | 20 Agustus 2026, 11:49 WIB
Teka-teki Siapa Pengambil Mangan di Kantor Dispar Kupang Belum Terungkap
Tumpukan mangan di samping Kantor Dispar Kabupaten Kupang. Tampak bekas galian dan sisa mangan yang masih menumpuk, Rabu (19/8)

AKURAT.CO - Siapa pihak yang nekad masuk dan mengambil batu mangan yang menumpuk di lingkungan Kantor Dinas pariwisata (Dispar) Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) sekitar tiga pekan lalu kini masih teka-teki, belum terungkap.

Sat Pol PP Kabupaten Kupang sudah berkoordinasi dengan pihak pemkab Kupang melalui asisten I Setda untuk melakukan penelusuran sekitar dua pekan lalu namun penelusuran tersebut belum menemukan titik terang siapa pengambil mangan, berapa jumlah atau volume mangan yang diambil maupun bagaimana pihak pengambil bisa masuk dan mengambil mangan-mangan itu dalam kawasan Civic center (komplek perkantoran Pemkab Kupang) yang dijaga satpol PP 1 x 24 jam tersebut.

Kasat Pol PP, Ady Lona yang ditemui, Rabu (19/8) sempat menyampaikan sedikit informasi bahwa mangan-mangan tersebut diduga diambil dini hari namun belum teridentifikasi siapa pengambil, berapa volume dan bagaimana mereka mengambil.

Kata kasat Ady Lona, pihaknya juga tak memiliki satupun dokumen yang berkaitan dengan keberadaan mangan-mangan yang ditumpuk di kantor dispar tersebut sehingga itu sedikit menghambat upaya penelusuran yang dilakukan.

Ia mengakui aktivitas pengambilan mangan - mangan itu lepas dari pantauan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kupang karena sebelum masalah itu mencuat ia tidak pernah tahu kalau di sekitar kantor dispar itu ada mangan yang tersimpan.

"Selama ini saya tidak tahu kalau disitu ada mangan setelah ada informasi soal itu (hilang) baru saya cek kesitu ternyata memang ada tumpukan mangan," katanya.

Ia mengatakan saat serah terima jabatan kasat pol PP dari pejabat lama ke dirinya juga tidak ada satu dokumen pun yang diterima soal keberadaan mangan-mangan tersebut. "Saat Sertijab juga tidak ada satu dokumen administrasi soal status mangan - mangan itu sehingga saya tidak tahu soal mangan itu," tambahnya.

Saat ini pihaknya masih melakukan penelusuran soal mangan-mangan itu. Persoalan tersebut sudah disampaikan ke Bupati Kupang melalui asisten I Setda sehingga kelanjutan prosesnya masih menunggu arahan dari asisten I.

Rabu (19/8) siang terpantau di samping belakang bagian kiri Kantor Dispar Kabupaten Kupang masih terlihat sisa mangan masih tertumpuk. Sebagian tumpukan itu tampak bekas galian di beberapa sisi tumpukan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

J
Reporter
Jermi Lau
J
Editor
Jermi Lau