NTT

Undana Kerahkan Relawan dan Dana Rp100 Juta untuk Tangani Dampak Gempa Flores

L Ng Mbuhang | 24 Agustus 2026, 13:16 WIB
Undana Kerahkan Relawan dan Dana Rp100 Juta untuk Tangani Dampak Gempa Flores
Rektor Undana, Prof. Jefri Bale

AKURAT.CO - Universitas Nusa Cendana (Undana) mengerahkan 75 relawan dan mencairkan dana Rp100 juta untuk mendukung penanganan dampak gempa bumi Flores. Bantuan difokuskan pada pengiriman relawan, distribusi logistik, layanan kesehatan, serta dukungan bagi mahasiswa Undana yang terdampak bencana.

Keputusan tersebut ditetapkan melalui rapat Undana Disaster Relief Task Force (Satgas Penanganan Bencana) yang dipimpin Rektor Undana Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., di Aula Dekanat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Senin (17/8/2026).

Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Undana, Prof. Dr. Paul G. Tamelan, M.Si., mengatakan dana taktis pengabdian masyarakat sebesar Rp100 juta telah dicairkan pada hari pertama. Dana tersebut digunakan untuk membiayai lima proposal pengabdian KKN berdampak dan proyek kemanusiaan.

Selain dana institusi, Undana juga menghimpun donasi melalui Rekening Solidaritas UndanaPeduli. Hingga 17 Agustus 2026 pukul 23.00 WITA, dana yang terkumpul mencapai Rp53,5 juta.

Dari sisi bantuan fisik, Posko Utama Undana telah menerima 125 kilogram beras, 15 dus mi instan, 10 dus air mineral gelas, susu, ikan kaleng, biskuit, serta paket pampers dan minyak tolak angin.

Undana mengirimkan relawan dalam dua gelombang. Gelombang pertama diberangkatkan pada Rabu (19/8/2026) menggunakan kapal feri DLU melalui Ende menuju wilayah Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo.

Tim respon awal dan asesmen cepat tersebut terdiri atas 20 personel, yakni 10 anggota Mapala, lima anggota Menwa, empat dosen pendamping lapangan, dan satu pengemudi. Tim membawa satu kendaraan logistik.

Gelombang kedua diberangkatkan pada Sabtu (22/8/2026) melalui program KKN Tematik Proyek Kemanusiaan. Sebanyak 55 personel dilibatkan, terdiri atas tim medis FKKH, dosen, dan mahasiswa relawan dengan komposisi lima hingga tujuh orang dari setiap fakultas.

Tim gelombang kedua membawa dua kendaraan logistik dan satu pengemudi untuk mendukung operasional di wilayah terdampak.

Secara keseluruhan, operasi kemanusiaan Undana diarahkan ke lima kabupaten terdampak, yakni Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, Ende, dan Sikka.

Untuk memperkuat pembiayaan operasi kemanusiaan, Rektor Undana juga menetapkan pemotongan remunerasi jajaran pimpinan, mulai dari rektor hingga koordinator program studi dan subkoordinator. Dana tersebut digunakan untuk mendukung operasional Posko Undana dan tim relawan di daerah terdampak.

Undana juga menyiapkan kebijakan relaksasi akademik bagi mahasiswa asal Flores yang terdampak gempa. Kebijakan tersebut mencakup kompensasi dan fleksibilitas jadwal kuliah hingga awal September 2026.

Bagi mahasiswa aktif yang tempat tinggalnya mengalami kerusakan total, Undana menyiapkan skema intervensi khusus berupa Beasiswa Bencana atau bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Undana, Prof. Dr. Philiphi de Rozari, S.Si., M.Si., Ph.D., mengatakan kampus menerapkan kebijakan local sourcing dalam pengadaan bantuan.

Menurut dia, kebutuhan sembako dibeli langsung dari distributor di Flores. Langkah tersebut dilakukan untuk menekan biaya logistik sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat lokal.

Sesuai rekomendasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), distribusi bantuan Undana dipusatkan pada dua hub utama. Posko Maumere melayani wilayah Sikka, Nagekeo, dan Ngada, sedangkan Posko Labuan Bajo melayani Manggarai Barat, Manggarai, dan Manggarai Timur.

Undana juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah di Flores, BNPB, TNI/Polri, tenaga medis, serta Menwa untuk memperlancar distribusi bantuan dan layanan kesehatan fisik maupun mental bagi masyarakat terdampak.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Undana mempercepat pemulihan pascabencana sekaligus mendukung implementasi semangat Kemdiktisaintek Berdampak. Rektor Undana juga mengapresiasi respons cepat Kemdiktisaintek serta dukungan pimpinan perguruan tinggi negeri di wilayah timur Indonesia yang turut mengirimkan relawan dan bantuan ke Flores.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
L Ng Mbuhang
L