Sejumlah Produk Miras Bermerk & Bahan Makanan Dari Timor Leste Diamankan Satgas Citarum BAIS TNI di PLBN Mota'ain

AKURAT.CO - Upaya penyelundupan Minuman keras (Miras) beragam merk dan sejumlah produk bahan makanan dari Timor Leste ke Indonesia lewat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Senin (21/9) digagalkan Satgas Citarum Badan Intelijen Strategis (BAIS) Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama unsur pengamanan PLBN Motaain, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12/AY/2/2/Kostrad, Satgas SGI dan unsur terkait lainnya.
Dari hasil pemeriksaan, barang bukti yang diamankan antara lain 17 botol Bacalhoa Wine ukuran 750 mililiter, 4 botol Hennessy VSOP ukuran 700 mililiter, 35 botol Cartuxa Wine ukuran 750 mililiter, serta sejumlah botol Hennessy Very Special Cognac dengan berbagai ukuran. Selain Miras Petugas juga mengamankan sejumlah produk makanan berupa Sarden dan Sosis.
Satu unit kendaraan Toyota Avanza warna hitam dengan nomor polisi DH 1751 EF yang diduga digunakan untuk membawa barang-barang tersebut dari Timor Leste ke Atambua, Belu juga diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kendaraan dan barang-barang tersebut diperiksa dan diamankan setelah petugas memperoleh informasi terkait adanya rencana pemasukan sejumlah kardus berisi minuman beralkohol melalui jalur perlintasan PLBN.
Saat dilakukan pemeriksaan barang - barang tersebut dibawa keluar tanpa dilengkapi dokumen resmi. Seluruh barang bukti termasuk kendaraan dan pengemudi diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pengemudi berinisial AA mengaku membawa barang tersebut setelah dihubungi oleh seorang warga negara Timor-Leste. Barang disebut telah disiapkan di wilayah Batugede, Timor-Leste, untuk kemudian dibawa menuju area PLBN Motaain dan selanjutnya dipindahkan ke kendaraan lain menuju Kupang.
Petugas juga memperoleh keterangan bahwa pengemudi masuk ke wilayah Timor-Leste melalui kawasan PLBN Motaain dengan alasan menjemput keluarga yang sakit.
Setelah tiba di Batugede, pengemudi kemudian memuat sejumlah kardus yang telah disiapkan sebelum kembali menuju wilayah Indonesia.
Pengemudi dan kendaraan beserta barang bukti lainnya telah diserahkan ke Kantor Bea Cukai Kelas II Atambua untuk menjalani proses pemeriksaan dan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.

Penggagalan tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara unsur TNI, petugas keamanan PLBN, Bea Cukai, serta unsur terkait lainnya dalam melakukan pengawasan terhadap lalu lintas orang dan barang di kawasan perbatasan RI-Timor-Leste.
Satgas Citarum Bais TNI bersama unsur terkait juga akan meningkatkan koordinasi dan pengawasan di kawasan PLBN Motaain guna mencegah terjadinya upaya penyelundupan maupun pelanggaran lainnya di wilayah perbatasan.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan di pintu masuk perbatasan negara, serta memastikan setiap barang yang masuk ke wilayah Indonesia memenuhi ketentuan administrasi dan kepabeanan yang berlaku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Polda NTT Bongkar Upaya Penyelundupan WNA ke Australia Dari Kupang, Penyokong Dana Dari NTB
- 2Masyarakat Adat Amanuban - NTT Tolak Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja
- 3FSBT Bakal Seminarkan Polemik Raja Amanuban
- 4'Head to Head' Pilkades Pariti - Kupang, NTT
- 5Polda NTT Berjaya di Cabor Tinju dan Taekwondo Piala Panglima TNI 2026
- 6Sejumlah Produk Miras Bermerk & Bahan Makanan Dari Timor Leste Diamankan Satgas Citarum BAIS TNI di PLBN Mota'ain
- 7Berawal dari Tren di Amerika, Sasha Hadirkan Salt Bread Pertama di Kupang
- 8Warga Terdampak Kekeringan di Noinbila - TTS, Dapat Bantuan Air Bersih 2 Tangki Dari Polisi
- 9FSBT Bakal Seminarkan Polemik Raja Amanuban
- 10Berawal dari Tren di Amerika, Sasha Hadirkan Salt Bread Pertama di Kupang





