NTT

PLN UPT Kupang Perkuat Budaya K3, Pembangunan ERS Tower di NTT Utamakan Keselamatan Pekerja

Pandapotan Tampubolon | 17 Juli 2026, 17:05 WIB
PLN UPT Kupang Perkuat Budaya K3, Pembangunan ERS Tower di NTT Utamakan Keselamatan Pekerja
Pose bersama para peserta edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Ekternal yang digelar PLN UPT Kupang.

AKURAT.CO – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Kupang memperkuat implementasi budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi mitra kerja guna mendukung pembangunan Emergency Restoration System (ERS) Tower di Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proyek strategis ketenagalistrikan berjalan sesuai target tanpa mengabaikan aspek keselamatan para pekerja di lapangan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi K3 yang digelar di Kantor PLN UPT Kupang, Selasa (14/7), dengan melibatkan tiga mitra kerja, yakni PT Aneka Berkat Karya, PT Arhadi Fajar Perkasa, dan PT Kelinci Mas Unggul. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PLN membangun budaya kerja yang menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap tahapan pelaksanaan proyek.

Manager PLN UPT Kupang, Muhammad Husen, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak hanya diukur dari penyelesaian proyek, tetapi juga dari kemampuan menjaga seluruh pekerja tetap selamat selama menjalankan tugas.

"Bagi kami, keberhasilan sebuah proyek tidak cukup hanya dari tower yang berdiri tegak. Ukuran keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika seluruh rekan-rekan mitra bisa melaksanakan tugas dengan aman dan pulang ke rumah dalam keadaan sehat untuk berkumpul bersama keluarga," ujar Husen.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pembekalan mengenai identifikasi potensi bahaya di lapangan, kepatuhan terhadap prosedur kerja, serta penggunaan alat pelindung diri (APD) sesuai standar. Edukasi disampaikan oleh Team Leader K3L dan KAM PLN UPT Kupang, I Gede Agus Widanta.

Menurut Gede, budaya K3 harus dipahami sebagai bentuk kepedulian terhadap diri sendiri maupun rekan kerja, bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif perusahaan.

"K3 bukan sekadar dokumen administratif atau kewajiban perusahaan. Ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap rekan di samping kita. Saat kita memakai APD dengan benar atau mematuhi prosedur, kita sedang menjaga nyawa diri sendiri dan orang yang kita sayangi," katanya.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menambahkan bahwa penguatan budaya keselamatan merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

"Kami ingin K3 menjadi kesadaran murni. Ketika setiap insan di lapangan sudah sadar bahwa keselamatan adalah prioritas utama, maka lingkungan kerja yang produktif dan berkelanjutan akan tercipta dengan sendirinya," ujar Eko.

Salah seorang peserta, Abdul Kadir Jaelani, mengapresiasi pelaksanaan edukasi tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan memberikan pemahaman bahwa keselamatan kerja merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak yang terlibat dalam proyek.

"Edukasi ini seperti pengingat bagi kami. Bukan soal takut pada aturan, tapi soal menghargai diri sendiri dan keluarga yang menunggu di rumah. Materi yang disampaikan sangat relevan dan membuat kami lebih waspada dengan kondisi di lapangan," tuturnya.

Melalui penguatan budaya K3 bersama mitra kerja, PLN UPT Kupang berharap pembangunan ERS Tower di NTT dapat berjalan secara aman, tepat waktu, dan berkualitas, sehingga mampu mendukung keandalan sistem transmisi listrik sekaligus memastikan setiap pekerja dapat menjalankan tugas dengan selamat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.