NTT

Menjelang MBG, Kepala Dapur MBG Bardao Bersama SPPI Sosialisasikan Cuci Tangan dan Nilai Gizi ke Penerima Manfaat di SD MI Hidayatullah

Julio Soares Pires | 18 Juli 2026, 09:35 WIB
Menjelang MBG, Kepala Dapur MBG Bardao Bersama SPPI Sosialisasikan Cuci Tangan dan Nilai Gizi ke Penerima Manfaat di SD MI Hidayatullah
Sosialisasi cuci tangan dan gizi seimbang oleh tim MBG Bardao dan SPPI kepada siswa SD MI Hidayatullah Atambua menjelang program MBG dimulai

ATAMBUA, AKURAT.CO - Jumat, 17 Juli 2026. Menjelang dimulainya distribusi Makan Bergizi Gratis atau MBG, Kepala Dapur MBG Bardao Antonio L. Yohan Sampel Ledhi, S.A.B bersama rekan-rekan SPPI menggelar sosialisasi tentang cuci tangan dan pentingnya nilai gizi bagi penerima manfaat di SD MI Hidayatullah Atambua.

SD MI Hidayatullah merupakan salah satu sekolah penerima manfaat program MBG di Kabupaten Belu. Distribusi paket MBG untuk sekolah ini dijadwalkan mulai Senin, 20 Juli 2026.

Sosialisasi ini bertujuan agar siswa sebagai penerima manfaat memahami pentingnya kebiasaan hidup bersih dan pola makan sehat sebelum menerima menu MBG setiap hari.

"Kami sosialisasikan 2 hal penting. Pertama, cuci tangan pakai sabun sebelum makan agar terhindar dari penyakit. Kedua, pentingnya nilai gizi seimbang. Di paket MBG nanti ada nasi, lauk pauk, sayur dan buah. Semua harus dimakan agar anak-anak tumbuh sehat dan cerdas," ujar Antonio L. Yohan Sampel Ledhi, S.A.B saat diwawancarai via telepon WA.

Dalam kegiatan tersebut, tim Dapur MBG Bardao bersama rekan-rekan SPPI mempraktikkan 6 langkah cuci tangan yang benar kepada siswa. Selain itu siswa juga diajak memahami konsep "Isi Piringku" dan manfaat masing-masing kandungan gizi dalam menu MBG.

Kegiatan dikemas interaktif dengan sesi tanya jawab dan kuis berhadiah agar siswa lebih mudah memahami materi.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif bertanya dan mempraktikkan cara cuci tangan secara langsung.

Salah satu guru SD MI Hidayatullah mengapresiasi kegiatan ini.

"Sosialisasi ini sangat membantu kami juga dalam memahami nilai gizi. Jadi kami para guru mampu mempraktikkannya dan mengajarkannya lagi kepada siswa. Ini penting sekali sebelum MBG mulai Senin depan," ujarnya.

Kepala SD MI Hidayatullah juga menyampaikan terima kasih kepada tim MBG Bardao dan SPPI.

"Kami berterima kasih. Anak-anak sekarang sudah lebih paham tentang pentingnya cuci tangan dan gizi seimbang. Mereka sudah siap menyambut program MBG mulai Senin," katanya.

Antonio menambahkan, kegiatan serupa akan dilakukan ke sekolah-sekolah penerima manfaat MBG lainnya di Kabupaten Belu.

"Kami bersama SPPI berkomitmen agar program MBG tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga membentuk kebiasaan sehat dan pemahaman gizi bagi penerima manfaat," tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.