NTT

PERPAMSI Salurkan 214 Juta untuk Lima Perumda Terdampak Gempa Flores

Pandapotan Tampubolon | 26 September 2026, 11:32 WIB
PERPAMSI Salurkan 214 Juta untuk Lima Perumda Terdampak Gempa Flores
PERPAMSI menyerahkan bantuan Rp214 juta kepada lima Perumda terdampak gempa Flores.

AKURAT.CO - Lima Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) di Pulau Flores yang terdampak gempa menerima bantuan solidaritas sebesar Rp214 juta dari Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI).

Bantuan tersebut diserahkan dalam seremoni sederhana di Aula Biara Camelian, Kota Maumere, Jumat sore, 25 September 2026. Penyerahan dilakukan oleh Ketua DPD PERPAMSI Provinsi NTT, Jhony Sailman, bersama Sekretaris PERPAMSI NTT, Isidorus Lilijawa, S.Fil., M.M.

Lima Perumda penerima bantuan tersebut yakni Perumda Wairpuan Maumere, Perumda Ende, Perumda Ngada, Perumda Manggarai, dan Perumda Manggarai Barat.

Bantuan yang bersumber dari solidaritas anggota PERPAMSI tersebut dibagikan secara merata. Masing-masing Perumda menerima Rp43,2 juta.

Dalam penyerahan tersebut, bantuan diterima oleh perwakilan masing-masing Perumda. Di antaranya Direktur Perumda Wairpuan, Frans Laka, Leonardus Nong Yance selaku Kasubag Administrasi Umum dan SDM Perumda Wae Mbeliling Manggarai Barat, serta Charles Wago selaku Kabag Hubungan Pelanggan Perumda Ngada.

Direktur Perumda Wairpuan, Frans Laka, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PERPAMSI NTT yang memilih Maumere sebagai lokasi penyerahan bantuan solidaritas tersebut.

Menurut Frans, bantuan itu merupakan bentuk spontanitas dan solidaritas anggota PERPAMSI terhadap Perumda yang terdampak bencana.

“Puji Tuhan, bantuan yang dikumpulkan dari solidaritas anggota PERPAMSI ini diperuntukkan bagi lima Perumda terdampak. Kami akan gunakan untuk perbaikan infrastruktur atau kebutuhan teknis Perumda, sesuai kebijakan teknis manajemen setempat,” ujar Frans.

Sementara itu, Ketua DPD PERPAMSI NTT, Jhony Sailman, mengatakan bantuan tersebut dibagikan secara merata dan transparan kepada lima Perumda yang terdampak gempa di Flores.

Kelima daerah tersebut meliputi Sikka, Ende, Ngada, Manggarai, dan Manggarai Barat.

Sekretaris PERPAMSI NTT, Isidorus Lilijawa, menjelaskan bahwa penanganan dan pemulihan fasilitas air minum yang terdampak gempa membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

Menurut dia, proses perbaikan melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah daerah, pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, serta Balai Besar Wilayah Sungai Denpasar.

“Bantuan dari PERPAMSI pusat, meskipun tidak besar, semoga bisa membantu memulihkan pelayanan air minum kepada masyarakat di Pulau Flores sehingga dapat kembali normal,” kata Isidorus, yang juga menjabat sebagai Direktur Perumda Kota Kupang.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pemulihan infrastruktur dan pelayanan air minum bagi masyarakat di lima wilayah Perumda yang terdampak gempa Flores.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.