Sejumlah Ruas Jalan Rusak di Daerah Terdampak Gempa Flores Sudah Bisa Dilalui

AKURAT.CO - Sebagian besar ruas jalur utama di tujuh Kabupaten terdampak yang gempa bumi M7,7 Flores yang sebelumnya tak bisa dilewati karena rusak dan tertimbun longsoran, kini sudah bisa dilalui setelah dua hari penanganan oleh aparat instansi pemerintah pusat hingga daerah bersama TNI - Polri.
"Saat ini akses jalan di sebagian besar wilayah terdampak gempa telah kembali terbuka," ujar Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena kepada wartawan di Kantor Gubernur usai upacara perayaan HUT kemerdekaan RI, Senin (17/8) pagi. Ia tidak menyebut ruas jalan yang kembali dapat dilalui tersebut.
Melki Laka Lena mengatakan pemerintah daerah bersama Polri, TNI, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan instansi terkait terus melakukan penanganan di lokasi agar semua ruas jalan yang rusak bisa berfungsi normal untuk menunjang upaya tanggap darurat selama 14 hari yang statusnya telah ditetapkan Pemprov NTT mulai minggu (16/8).
Dalam upaya penanganan tersebut kata Gubernur Melki Laka Lena, Pemprov NTT juga berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk mendorong pengiriman alat berat guna membuka akses yang masih terkendala.
Setelah masa tanggap darurat berakhir, pemerintah akan melanjutkan penanganan, termasuk perbaikan rumah dan fasilitas umum yang terdampak bencana.
Di tengah situasi tersebut, Melki mengajak masyarakat NTT tetap optimistis dan mengedepankan semangat gotong royong
Ia meyakini persoalan yang dihadapi masyarakat Flores dan NTT dapat dilalui apabila seluruh pihak bergerak bersama.
"Percayalah bahwa dengan semangat gotong royong, kita bisa melewati badai sejarah apa pun yang ada. Yang penting bersama-sama dengan gotong royong," ujar Melki.
Sebelumnya Kapolda NTT, Irjen. Pol. Rudi Darmoko dalam konferensi pers di Mapolda NTT, Minggu (16/8) malam menyampaikan aparat kepolisian dari Polres dan Polda NTT berhasil membuka akses transportasi darat ke tiga desa di wilayah Kabupaten Manggarai Timur dan Manggarai yang terisolir karena ruas jalan yang tertimbun longsoran akibat Gempa bumi M7,7 pada Sabtu (15/8) pagi.
Irjen. Pol. Rudi Darmoko menyampaikan akses jalur yang dibuka itu menuju salah satu desa di Kecamatan Lambaleda Utara Kabupaten Manggarai Timur, jalur menuju salah satu Desa di Reo dan desa Dimpong di Kabupaten Manggarai.
Akses jalan menuju ketiga desa tersebut dikatakan mulai difungsikan sejak minggu (16/8) pagi.
"Subuh tadi jam lima Kapolres sudah bisa masuk setelah sebelumnya terisolir karena tertutup longsor. Bantuan langsung diberikan oleh Kapolres Manggarai Timur," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









