Pengurus Perbati 8 Kabupaten/Kota di NTT Dilantik

AKURAT.CO - Delapan Pengurus Kabupaten/Kota Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI) di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dilantik Adam Simanjuntak, ketua bidang Organisasi Perbati Pusat di Eternal Lounge, Kelapa Lima, Kota Kupang, Sabtu (25/7/2026) siang.
Pengurus kabupaten/kota periode 2026-2030 yang dikukuhkan dan dilantik yakni kabupaten Alor yang diketuai Risky Marweki, Albert Neno - kabupaten Kupang, Kabupaten Malaka Bernadus Halan, Kabupaten Rote Ndao Bruce King Nitte, Kabupaten Sabu Raijua Mikael Wila Here, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Jecky Mamengko, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Nixon Osingmahing dan Kota Kupang, Imelda Heldiana Taosu
Adam Simanjuntak dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Ketua Umum PERBATI.
Ia menegaskan bahwa pelantikan ini menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk memastikan roda kepengurusan di daerah tetap berjalan optimal.
“Pesan dari pusat jelas, organisasi ini harus dijaga, diperjuangkan, dan difokuskan pada prestasi. Jangan dulu berpikir soal hal lain, karena prestasi akan membuka jalan bagi semuanya,” tegasnya.
Adam juga menekankan pentingnya integritas dalam membangun atlet. Menurutnya, tanpa integritas dan kerja keras, mustahil melahirkan petinju berkelas nasional maupun internasional.
Ia mengingatkan agar seluruh pengurus tidak berorientasi pada kepentingan pribadi, melainkan fokus pada pembinaan atlet yang berintegritas dan berprestasi.
“Yang paling utama adalah prestasi. Jangan berpikir tentang imbal balik. Bangun atlet dengan integritas, karena prestasi akan membawa nama baik organisasi dan daerah,” katanya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya sportivitas dalam setiap pertandingan serta menghindari praktik-praktik yang dapat mencederai dunia olahraga, termasuk kecurangan.
Sementara itu, Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik.
Ia berharap kepengurusan baru mampu membangun organisasi yang solid dan profesional.
“Pelantikan ini harus menjadi momentum untuk memperkuat organisasi sekaligus memacu semangat bersama dalam membangun prestasi tinju di NTT,” ujarnya.
Johni menegaskan bahwa cabang olahraga tinju memiliki sejarah panjang dalam mengharumkan nama NTT di tingkat nasional.
Ia meminta capaian tersebut dijadikan motivasi bagi generasi muda untuk terus berlatih dan meraih prestasi lebih tinggi.
Ia juga menyoroti potensi tinju sebagai penyumbang medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, sehingga pembinaan atlet harus dilakukan secara berkelanjutan dan terukur.
“Saya berharap PERBATI bisa menyumbangkan medali emas pada PON 2028. Tinju punya sejarah panjang di NTT dan pernah melahirkan atlet berprestasi. Ini harus kita hidupkan kembali,” tegasnya.
Lebih lanjut, Johni meminta agar setiap pengurus segera menyusun program kerja yang jelas, termasuk memperhatikan kesiapan pelatih, wasit, serta tenaga medis dalam setiap kegiatan pembinaan dan pertandingan.
“Setelah pelantikan ini, segera susun rencana kerja. Lakukan pembinaan secara rutin dan laporkan perkembangan. Kita harus punya standar yang jelas dalam melatih atlet,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan organisasi serta menghindari konflik internal yang dapat menghambat pembinaan atlet.
“Kalau ada masalah, besar kita kecilkan, kecil kita hilangkan. Fokus kita adalah membangun prestasi tinju NTT agar bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” tandasnya.
Diketahui, pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Ketua Umum PERBATI sebagai upaya memperkuat tata kelola organisasi dan pembinaan olahraga tinju di seluruh wilayah NTT.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









