Gempa Guncang NTT, Korem 161/Wira Sakti Siapkan Tenda Pengungsian dan Dapur Lapangan

AKURAT.CO Korem 161/Wira Sakti bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Personel TNI dari satuan kewilayahan diterjunkan untuk membantu evakuasi warga, menyiapkan tenda pengungsian, hingga mengoperasikan dapur lapangan guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono mengatakan, langkah tanggap darurat langsung dilakukan setelah gempa terjadi. Korem mengerahkan satuan-satuan di bawah jajaran Kodim untuk membantu masyarakat di sejumlah wilayah terdampak.
“Untuk penanganan bencana ini, unsur-unsur yang berada di bawah Kodim jajaran telah menyiapkan sejumlah titik pengungsian, termasuk tenda-tenda pengungsian dan dapur lapangan,” ujar Hendro, Sabtu (15/8/2026).
Selain personel Kodim, bantuan juga diperkuat personel Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP) yang berada di wilayah Nagekeo. Personel Yon TP bersama anggota Kodim dan Polres setempat bergerak menuju wilayah yang membutuhkan penanganan.
“Yon TP yang berada di Naikliu sudah bergerak bersama-sama anggota Kodim dan anggota Polres di wilayah tersebut. Semuanya bergerak untuk membantu masyarakat,” katanya.
Hendro menegaskan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan masa tanggap darurat. Personel di lapangan diarahkan membantu evakuasi warga, memberikan pertolongan awal, serta memastikan masyarakat dapat berpindah ke lokasi yang lebih aman.
“Peran pertama yang kita jalankan adalah menyelamatkan dan membantu korban. Selain itu, kita juga menyiapkan dapur-dapur lapangan, karena ketika terjadi bencana masyarakat tentu membutuhkan dukungan makanan dan kebutuhan dasar lainnya,” ungkapnya.
Dalam proses penanganan, akses menuju sejumlah wilayah terdampak menjadi salah satu kendala. Berdasarkan laporan sementara dari jajaran kewilayahan dan koordinasi dengan unsur terkait, terdapat sejumlah ruas jalan yang mengalami longsor.
“Untuk kendala yang dihadapi saat ini kita masih terus melakukan pengecekan. Dari laporan Dandim dan koordinasi dengan unsur terkait, terdapat beberapa jalan yang mengalami longsor sehingga akses menuju wilayah tertentu menjadi terkendala,” jelas Hendro.
Kondisi jalur tersebut terus dipantau personel di lapangan untuk memastikan akses yang masih dapat dilalui sekaligus menentukan langkah penanganan, terutama untuk mendukung evakuasi dan distribusi bantuan kepada warga.
Korem 161/Wira Sakti juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Polri, Basarnas, BPBD, serta seluruh unsur terkait agar penanganan bencana dapat dilakukan secara terpadu.
“Kita akan bergerak bersama-sama. Dengan kesiapan personel dan dukungan seluruh unsur, mudah-mudahan penanganan masyarakat terdampak dapat dilakukan secara maksimal,” tegas Hendro.
Korem 161/Wira Sakti mengimbau masyarakat tetap tenang, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Warga juga diminta mengikuti perkembangan situasi melalui informasi resmi pemerintah dan instansi terkait.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Kunjungan ke Kabupaten Kupang, Kapolda dan Wakapolda NTT Tanam Pohon dan Tinjau Penyemaian Bibit Kelor
- 2Sengketa Pers Belum Tuntas, Wartawan Sudah Diperiksa Pidana; Kapolda NTT Didesak Copot Kapolres TTU
- 3Resmikan Delapan Titik Sumur Bor, Kapolda NTT Salurkan Bansos kepada Warga Kelurahan Belo
- 4Polda NTT Selidiki Dugaan TPPO di Hotel Sasando, Tujuh Mantan Pemandu Lagu Dimintai Keterangan
- 5Kapolda NTT Tekankan Pendampingan Pascagempa, Semangat Belajar Anak-Anak Jadi Perhatian
- 6Warga Kelurahan Belo Rasakan Manfaat Nyata Sumur Bor Bantuan Polda NTT, Pengeluaran Bulanan Air Bersih Anjlok Signifikan
- 7Polres Matim Kawal Penyaluran Bantuan PT Trinusa Resources dan CBP Group untuk Warga Terdampak Gempa di Kelurahan Kota Ndora
- 8Warga Kelurahan Belo Rasakan Manfaat Nyata Sumur Bor Bantuan Polda NTT, Pengeluaran Bulanan Air Bersih Anjlok Signifikan
- 9Sengketa Pers Belum Tuntas, Wartawan Sudah Diperiksa Pidana; Kapolda NTT Didesak Copot Kapolres TTU




