NTT

Pemkot Kupang Galang Donasi untuk Korban Gempa Flores, Terkumpul Rp30 Juta

L Ng Mbuhang | 21 Agustus 2026, 08:32 WIB
Pemkot Kupang Galang Donasi untuk Korban Gempa Flores, Terkumpul Rp30 Juta
Wali Kota Kupang, Christian Widodo

AKURAT.CO - Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggalang donasi untuk membantu masyarakat terdampak gempa Flores. Hingga Kamis (20/8/2026), donasi yang dihimpun dari aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Kupang telah mencapai sekitar Rp30 juta.

Donasi tersebut dihimpun melalui rekening “Pemkot Peduli Gempa Flores” yang dibuka di Bank NTT. Penggalangan dana mulai dilakukan sejak Rabu (19/8/2026) dan bersifat sukarela.

Wali Kota Kupang Christian Widodo mengatakan, sumbangan diberikan sesuai kemampuan masing-masing ASN. Ia menegaskan tidak ada paksaan dalam pengumpulan donasi tersebut.

“Rekening donasi sudah ada. Per hari ini sudah ada sekitar Rp30 juta, merupakan sumbangan dari teman-teman ASN termasuk saya juga. Ada yang menyumbang Rp50 ribu, Rp100 ribu, dan rekeningnya sudah berjalan,” kata Christian dalam Rapat Paripurna Ke-2 DPRD Kota Kupang, Kamis.

Christian mengatakan, penggalangan donasi merupakan bentuk solidaritas Pemkot Kupang terhadap masyarakat Flores yang sedang menghadapi dampak bencana.

Menurut dia, penanganan bencana tidak semestinya hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah yang wilayahnya terdampak. Daerah lain di NTT juga perlu mengambil bagian untuk membantu masyarakat yang mengalami musibah.

“Solidaritas itu penting. Kalau daerah lain bisa membantu, masa kita yang bersaudara dalam satu daerah sendiri tidak membantu,” ujar dia.

Selain menggalang donasi dari ASN, Pemkot Kupang juga menyiapkan bantuan melalui mekanisme anggaran pemerintah daerah. Christian mengatakan, Pemkot Kupang mengusulkan pemanfaatan Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp500 juta untuk membantu masyarakat terdampak gempa Flores.

Bantuan tersebut nantinya tidak diberikan dalam bentuk uang tunai. Dana akan digunakan untuk membeli barang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lokasi bencana.

“Dari BTT itu kita rencana bantu Rp500 juta. Uang itu nanti dibelanjakan, misalkan mereka butuh apa, dari pagu itu dikonversi ke barang,” kata Christian.

Menurut Christian, langkah tersebut juga diperkuat oleh arahan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi NTT agar pemerintah daerah turut mengambil bagian dalam membantu masyarakat terdampak bencana.

Ia menilai solidaritas antardaerah menjadi kekuatan penting dalam penanganan bencana. Bantuan dari daerah lain, kata dia, menunjukkan bahwa kepedulian kemanusiaan tidak dibatasi oleh wilayah administratif.

Christian juga menyebut langkah Pemkot Kupang tersebut mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang berkunjung ke Kota Kupang pada Kamis.

Berawal dari usulan DPRD

Penggalangan donasi tersebut disampaikan Christian sebagai respons terhadap usulan Anggota DPRD Kota Kupang Absalom Sine dalam Rapat Paripurna Ke-2 DPRD Kota Kupang.

Rapat tersebut membahas Penjelasan Wali Kota Kupang tentang Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kota Kupang Tahun Anggaran 2027.

Dalam rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Kupang itu, Absalom mengusulkan agar Pemkot Kupang bersama DPRD membuka donasi secara kelembagaan untuk membantu masyarakat Flores yang terdampak gempa.

Menurut Absalom, penggalangan donasi merupakan bentuk solidaritas sekaligus kepedulian pemerintah dan masyarakat Kota Kupang terhadap warga yang sedang menghadapi musibah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
L Ng Mbuhang
L