51 Personil BKO Mabes Polri Tinggalkan Flores

AKURAT.CO - Sebanyak 51 personil Bantuan Kendali Operasi (BKO) Mabes Polri resmi tinggalkan Flores dan kembali ke satuan masing-masing setelah sekitar dua Minggu berada di Flores untuk mendukung penanganan bencana gempa bumi di tujuh Kabupaten di Pulau Flores yang terjadi Sabtu (15/8) lalu.
Mereka resmi dilepas Polda NTT dalam apel pelepasan di halaman Mapolres Manggarai Barat Senin (31/8/2026). Apel pelepasan tersebut dipimpin Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H., mewakili Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si.
Kapolda NTT dalam amanatnya yang dibacakan wakapolda Brigjen. Pol. Faizal menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh personel BKO Mabes Polri yang telah mendukung penanganan bencana gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur.
“Kehadiran rekan-rekan personel BKO dari Mabes Polri di wilayah Nusa Tenggara Timur memiliki arti yang sangat penting,” demikian amanat Kapolda NTT yang dibacakan Wakapolda.
Disampaikan bahwa kehadiran personel BKO bukan sekadar memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi menjadi bagian nyata dari upaya Polri memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan pelayanan dan bantuan dalam situasi sulit.
Secara khusus, Kapolda NTT memberikan penghargaan kepada personel Pusdokkes Mabes Polri yang telah memberikan dukungan kesehatan dan pelayanan medis bagi masyarakat maupun personel yang terdampak bencana.
Menurut Kapolda, kehadiran tenaga kesehatan Polri tidak hanya memberikan pertolongan medis, tetapi juga menghadirkan rasa aman, kepedulian dan harapan bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
Apresiasi juga disampaikan kepada personel K9 Korps Sabhara Baharkam Polri atas kemampuan dan profesionalisme dalam mendukung proses pencarian, penyisiran dan penanganan di lokasi bencana.
Keahlian K9, menurut Kapolda, menjadi bagian penting dari kekuatan Polri dalam menghadapi situasi tanggap darurat, terutama ketika dibutuhkan proses pencarian yang cepat dan akurat.
Sementara kepada personel Propam Mabes Polri, Kapolda menyampaikan terima kasih atas dukungan pengawasan dan pengamanan sekaligus memastikan seluruh personel yang terlibat tetap bekerja secara profesional, disiplin dan humanis sesuai ketentuan yang berlaku.
Kapolda NTT menilai apa yang telah dilakukan para personel BKO selama berada di NTT bukan sekadar pelaksanaan tugas kedinasan.
Lebih dari itu, kehadiran mereka merupakan wujud solidaritas, kepedulian dan kekuatan institusi Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Semua itu telah saudara jalani dengan penuh tanggung jawab, semangat pengabdian dan profesionalisme,” demikian pesan Kapolda dalam amanatnya.
Kapolda juga memahami bahwa dalam melaksanakan tugas di daerah bencana, personel menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan sarana dan prasarana, kondisi medan hingga kebutuhan masyarakat yang menuntut penanganan cepat.
Atas seluruh dedikasi tersebut, Kapolda NTT menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada personel BKO Mabes Polri atas pengabdian, kerja sama dan kontribusi mereka dalam mendukung Polda NTT menangani bencana gempa bumi di Pulau Flores.
Pulang Membawa Kebanggaan
Kepada 51 personel yang kembali ke Mabes Polri, Kapolda berpesan agar seluruh pengalaman selama bertugas di NTT menjadi bagian dari pengabdian yang membanggakan sekaligus memperkuat soliditas dan sinergitas jajaran Polri.
“Kembalilah dengan selamat, dalam keadaan sehat, dan dengan membawa kebanggaan bahwa saudara-saudara telah memberikan sesuatu yang berarti bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur,” pesan Kapolda.
Kapolda juga menitipkan salam hormat dan terima kasih kepada pimpinan serta keluarga besar Mabes Polri yang telah memberikan dukungan personel dan kemampuan terbaik untuk membantu Polda NTT dalam menghadapi bencana.
NTT Rumah Bersama
Meski secara kedinasan para personel BKO harus kembali ke kesatuan masing-masing, Kapolda menegaskan bahwa hubungan yang telah terbangun selama menjalankan misi kemanusiaan tidak berakhir begitu saja.
“NTT adalah bagian dari rumah besar Polri. Dan selama saudara-saudara berada di sini, saudara bukan hanya rekan kerja, tetapi telah menjadi bagian dari keluarga besar Polda NTT,” demikian amanat Kapolda yang dibacakan Wakapolda NTT.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Minggu Kasih di Gereja GBKP Runggun Liliba, Dirlantas Polda NTT Perkuat Kedekatan dengan Jemaat
- 2HUT ke-75 Humas Polri: “Polisi Bersama Masyarakat, Humas Menjaga Reputasi Polri”, Bidhumas Polda NTT Salurkan Bantuan Sosial
- 3Persiapkan Pelantikan Pengurus DPP, FKPTT Gelar Gladi Bersih dan Tegaskan Komitmen Pengabdian
- 4HUT ke-75 Humas Polri: “Polisi Bersama Masyarakat, Humas Menjaga Reputasi Polri”, Bidhumas Polda NTT Salurkan Bantuan Sosial
- 5Persiapkan Pelantikan Pengurus DPP, FKPTT Gelar Gladi Bersih dan Tegaskan Komitmen Pengabdian







