NTT

Pernyataan Kapolda NTT Untuk 170 Personel Dalmas Yang Ikut Simulasi Pengendalian Massa

L Ng Mbuhang | 7 Agustus 2026, 15:36 WIB
Pernyataan Kapolda NTT Untuk 170 Personel Dalmas Yang Ikut Simulasi Pengendalian Massa
Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko memberikan arahan kepada 170 personel Subdit Dalmas dan Unit Satwa Ditsamapta Polda NTT usai memantau simulasi pengendalian massa di Kota Kupang.

AKURAT.CO - Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol. Rudi Darmoko,Kamis (6/8/2026) memantau simulasi pengendalian massa 170 personel Subdit Dalmas dan Unit Satwa Ditsamapta Polda NTT di Lapangan Parkir Hotel Harper, Kota Kupang.

Kepada personel, Kapolda Rudi Darmoko menyampaikan soal pentingnya profesionalisme, kesiapsiagaan, dan menjaga nama baik institusi dalam setiap pelaksanaan tugas.

Di hadapan para personel, Irjen Rudi Darmoko mengapresiasi semangat latihan yang ditunjukkan anggota. Ia meminta seluruh personel mengikuti setiap tahapan latihan dengan sungguh-sungguh agar kemampuan teknis maupun mental terus meningkat.

"Jadi kalian ini kan sudah gagah-gagah semua, tinggi-tinggi. Ayo latihan biar tambah gagah lagi. Kalau polisi seperti ini semua, kan bangga kita. Jadi kalian tidak akan merasa beban, ya. Ingat nama baik," ujar Kapolda.

Kapolda juga kembali mengingatkan seluruh personel untuk memegang teguh komitmen kepemimpinannya, yakni "Berbuat Baik" kepada diri sendiri, institusi, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Ingat commander wish saya, berbuat baik pada diri sendiri, berbuat baik pada institusi, dan berbuat baik pada NKRI," tegasnya.

Direktur Samapta Polda NTT Kombes Pol. Prianggodo Heru Kunprsetio, S.I.K., mengatakan latihan simulasi tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai situasi pengendalian massa.

"Latihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknis dan taktis personel Dalmas, sehingga setiap anggota memahami tahapan penanganan massa secara terukur, profesional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Latihan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 11.30 WITA itu melibatkan 170 personel Subdit Dalmas dan Unit Satwa Ditsamapta Polda NTT. Berbagai sarana pendukung turut dikerahkan, antara lain kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), kendaraan Dalmas, kendaraan Raisa, sepeda motor patroli, serta kendaraan khusus K9.

Kegiatan diawali dengan apel pagi dan arahan dari Dirsamapta Polda NTT, dilanjutkan pengecekan kesiapan personel, perlengkapan, serta pembagian tugas kepada tim negosiator, Dalmas awal, Dalmas lanjut, Unit Satwa, dan Patroli Perintis Presisi.

Dalam simulasi, personel menghadapi skenario unjuk rasa yang meningkat eskalasinya. Tim negosiator lebih dahulu melakukan pendekatan persuasif agar massa menyampaikan aspirasi secara tertib. Ketika situasi berkembang, personel Dalmas menerapkan prosedur pengendalian massa secara bertahap, mulai dari formasi desak maju, dorong maju, penggunaan kendaraan taktis, hingga penanganan massa yang melakukan tindakan perusakan dan penjarahan.

Simulasi juga melibatkan tim medis dan regu pelindung untuk melakukan evakuasi korban, serta petugas pemadam kebakaran yang menangani skenario kebakaran sebagai bagian dari latihan terpadu.

Menurut Kombes Pol. Prianggodo, latihan rutin tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga memperkuat kekompakan, disiplin, ketahanan fisik, dan kesiapan mental personel.

"Kami ingin memastikan seluruh personel memiliki kesiapan yang baik, baik secara fisik, mental maupun kemampuan teknis. Latihan yang dilakukan secara rutin akan membuat anggota semakin siap menghadapi berbagai dinamika di lapangan," katanya.

Setelah seluruh rangkaian simulasi selesai, kegiatan ditutup dengan apel konsolidasi yang dipimpin Dirsamapta Polda NTT. Melalui latihan tersebut, Ditsamapta Polda NTT menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan personel dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengamanan kepada masyarakat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
L Ng Mbuhang
L