Kadis Amrosius Kodo Bicara Soal Kompetensi Dihadapan Siswa SMKN 3 Kota Kupang

Akurat.co Kompetensi merupakan kemampuan seseorang yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja untuk melakukan suatu tugas dengan baik.
Oleh karena itu, Jika seseorang punya Kompetensi yang baik maka dia mampu berdiri tegak di kakinya sendiri sebagai manusia yang hebat.
Namun jika tidak memiliki kompetensi yang baik, maka dipastikan kehidupan orang itu akan lebih mengutamakan kemampuan orang lain dibanding dirinya sendiri.
Hal itulah yang dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Amrosius Kodo, S. Sos. M. M, di hadapan puluhan siswa-siswi SMK dalam kegiatan Maxim Quis English Competition Kupang, yang berlangsung di aula Hotel SMKN 3 Kupang, pada Jumat (24/7/2026).
Dihadapan siswa-siswi SMK se-Kota Kupang itu, Amrosius mengaku ketika orang tua dan siswa-siswi nya sudah bersepakat untuk bersekolah di SMK maka hal itu sudah ada target kedepan untuk mendapatkan kompetensi kerja.
Karena katanya jika seorang sudah memiliki kompetensi maka otomatis gajinya akan dibayar sesuai UMP daerah.
"Orang yang punya kompetensi maka saat dia mencari pekerjaan dia berdiri tegak dan mengatakan saya mau dibayar sekian. Karena dia punya kompetensi," Katanya.
"Kalau dia tidak punya kompetensi, maka pastinya dia akan bilang masih ada lowongan ko bapa atau om baba? Oh bisa, nanti kamu angkat-angkat semen satu bulan kamu dapat Rp. 500, Karena kamu hanya bisa pikul semen saja na," Katanya lagi dihadapan siswa-siswi SMK itu.
Oleh karena itu, dirinya meminta para siswa-siswi yang ikut dalam kegiatan itu, agar bisa fokus belajar selama tiga tahun duduk di bangku SMK, karena baginya waktu tidak akan bisa terulang kembali.
"Tiga tahun emas kamu di SMK tidak akan terulang lagi. Yang ada besok lusa duduk di pojok ruangan baru bilang dulu guru saya ajar kalau saya ikut saja pasti saya tidak seperti ini," Tutur Amrosius.
Selain itu, ia juga mengatakan kepada para siswa-siswi itu, agar bisa punya karakter yang baik karena hal itu juga merupakan salah satu modal utama untuk terjun ke lapangan pekerjaan selain kemampuan akademik.
Dia juga mengapresiasi Maxim Indonesia yang sudah menyelenggarakan kegiatan itu agar bisa berdampak baik bagi siswa-siswi di Provinsi NTT.
Terpantau langsung akurat.co di aula tersebut tampak puluhan siswa-siswi SMK yang hadir pada saat itu hampir semuanya tidak fokus mendengarkan arahan baik dari Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT tersebut.
Hampir semuanya tunduk dan fokus pada Handphone mereka masing-masing dan sambil bercanda bersama teman sebangkunya.
Hanya ada beberapa siswa-siswi yang duduk di bangku paling depan yang terlihat fokus mendengar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









