Penanganan Pasca Gempa, Enam Ibu Hamil Dievakuasi Dari RSUD Ruteng Untuk Layanan Oksigen

AKURAT.CO - Bantuan penanganan terhadap korban gempa bumi Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terus dilakukan oleh aparat jajaran Kepolisian daerah (Polda) NTT.
Pendistribusian paket bantuan ke daerah-daerah terdampak, pelayanan medis dan sejumlah bantuan lain masih dilakukan ditengah situasi darurat pasca gempa bumi, Sabtu (15/8) lalu.
Rabu (2/9) Personel Dokkes Polres Manggarai bergerak cepat memberikan bantuan medis bagi enam ibu hamil dan satu pasien lain korban gempa yang dirawat di RSUD Ruteng.
Ketujuh pasien tersebut dievakuasi ke Rumah Sakit Bandara Frans Sales Lega Ruteng untuk mendapatkan layanan oksigen. Evakuasi ke-7 pasien menggunakan Ambulans Polres Manggarai sebagai sarana transportasi darurat.
"Evakuasi ke-7 pasien tersebut dilakukan karena sebagai bentuk respons cepat kepolisian terhadap kebutuhan masyarakat di tengah keterbatasan sarana transportasi medis pascabencana,"demikian rilis bidang humas Polda NTT, Kamis (3/9).
Setibanya di Rumah Sakit Bandara Frans Sales Lega Ruteng, seluruh pasien langsung diserahkan kepada dokter dan bidan yang bertugas untuk menjalani pemeriksaan serta mendapatkan penanganan medis sesuai dengan kondisi masing-masing.
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyampaikan kehadiran Polri dalam situasi bencana tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga menyangkut kemanusiaan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Dalam setiap situasi darurat, Polri harus mampu hadir dan memberikan respons cepat sesuai kebutuhan masyarakat. Keterbatasan sarana bukan menjadi penghalang bagi personel untuk memberikan pertolongan. Keselamatan masyarakat merupakan prioritas, dan seluruh jajaran diminta untuk terus mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki dalam membantu masyarakat terdampak bencana,” ujar Kabidhumas Polda NTT menyampaikan penegasan Kapolda NTT.
Menurutnya, sinergi antara kepolisian, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, serta seluruh unsur terkait sangat penting untuk memastikan masyarakat terdampak bencana tetap memperoleh pelayanan dasar, khususnya akses terhadap layanan kesehatan.
“Di tengah kondisi pasca bencana, sinergi dan kepedulian seluruh pihak sangat dibutuhkan. Kami mengapresiasi personel di lapangan yang bergerak cepat membantu masyarakat. Ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memberikan perlindungan, pelayanan dan pertolongan secara nyata, khususnya kepada masyarakat yang berada dalam kondisi membutuhkan,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah, S.I.K., S.H., M.Si., menegaskan bahwa jajarannya akan terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk membantu masyarakat selama masa tanggap darurat maupun pascabencana.
“Polres Manggarai berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan, perlindungan dan pertolongan secara cepat, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan dalam situasi darurat. Keselamatan dan kemanusiaan menjadi prioritas kami,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Minggu Kasih di Gereja GBKP Runggun Liliba, Dirlantas Polda NTT Perkuat Kedekatan dengan Jemaat
- 2HUT ke-75 Humas Polri: “Polisi Bersama Masyarakat, Humas Menjaga Reputasi Polri”, Bidhumas Polda NTT Salurkan Bantuan Sosial
- 3Persiapkan Pelantikan Pengurus DPP, FKPTT Gelar Gladi Bersih dan Tegaskan Komitmen Pengabdian
- 4HUT ke-75 Humas Polri: “Polisi Bersama Masyarakat, Humas Menjaga Reputasi Polri”, Bidhumas Polda NTT Salurkan Bantuan Sosial
- 5Persiapkan Pelantikan Pengurus DPP, FKPTT Gelar Gladi Bersih dan Tegaskan Komitmen Pengabdian







