NTT

Menhut Raja Juli Antoni Janji Bebaskan 134 Ha Kawasan Hutan Untuk Warga Kota Kupang

Sabdi Imanuel Manuleus | 4 Agustus 2026, 08:03 WIB
Menhut Raja Juli Antoni Janji Bebaskan 134 Ha Kawasan Hutan Untuk Warga Kota Kupang
Menteri Raja Juli Antoni saat mendengarkan permintaan masyarakat

AKURAT.CO - Menteri Kehutanan (Menhut) Republik Indonesia Raja Juli Antoni menjanjikan pembebasan lahan kawasan hutan seluas 134 hektare (ha) untuk warga di kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pernyataan itu dikatakan Menhut Raja Juli Antoni saat berdialog dengan warga di lokasi Persemaian Permanen Fatukoa Jumat pekan kemarin.

Ayub Penun, Mantan Ketua LPM Kelurahan Fatukoa menyampaikan apresiasi dan Terima kasih kepada Menhut Raja Juli Antoni yang merespon permintaan warga terkait pembebasan lahan tersebut. Ayub mengatakan masyarakat Kelurahan Fatukoa terus bertambah banyak, sehingga perlu mendapatkan lahan yang cukup.

"Bapa Menteri, kami mengingat masyarakat Kelurahan Fatukoa penduduk sudah padat, makanya kami mengusulkan sesuatu untuk bisa memberikan kebebasan sedikit untuk masyarakat bisa berkebun dan juga rumah tinggal," Katanya.

Dia juga mengatakan sudah membawa pengeluhan itu langsung ke Kementrian Kehutanan saat dirinya masih menjabat sebagai Ketua LPM.

Menteri Raja Juli Antoni, pada kesempatan itu pun langsung mengiyakan terkait program itu.

"Itu apa pak? Tora atau Kehutanan sosial?," Tanya Menteri Raja.

Ia pun meminta beberapa orang stafnya yang hadir di lokasi itu untuk menjelaskan terkait dengan titik penyelesaian tersebut. Salah satu stafnya mengatakan bahwa terdapat kurang lebih 134 hektare lahan Kehutanan di Fatukoa yang tidak lagi produktif diusulkan untuk Tora (Tanah Objek Reforma Agraria).

Tora merupakan lahan yang dikuasai negara yang didistribusikan kembali atau dilegalisasi untuk pemerataan kepemilikan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Prosesnya sampai sekarang masih kumpul data bapak Menteri, kita ada mau buat rekomendasi untuk Wali Kota agar bisa bersurat ke Kementrian," Kata staf tersebut.

Menteri Raja Juli Antoni, pada kesempatan itu pun langsung meminta stafnya itu untuk mempercepat proses tersebut. "Nanti tolong dipercepat ya, tahun ini bisa selesai ya," Katanya.

Ia juga meminta nomor Handphone Plt Lurah Fatukoa, Ronitan Daddu Ngedi, yang ikut hadir di lokasi itu untuk bisa saling menghubungi terkiat persoalan tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.