Pelaku UMKM 'Serbu' Kantor Dinas Kominfo NTT, Bawa KTP dan Materai

AKURAT.CO - Puluhan warga pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Kamis (13/8) mendatangi kantor dinas Komunikasi dan informasi (Kominfo) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Kami datang mengambil nomor lokasi penjualan (lapak) di arena pameran," kata Merry, pelaku UMKM asal kelurahan Naikoten 1 kecamatan Kota Raja, Kota Kupang saat antri di depan pintu salah satu ruangan tempat mengambil nomor lapak jualan.
Ia mengatakan untuk mengambil nomor tersebut mereka diwajibkan membawa foto copy KTP dan satu lembar materai 10.000. "tidak pakai bayar saat daftar," katanya.
Hingga pukul 10.30 WITA, warga masih tampak memadati area depan pintu ruangan tempat pendaftaran dan pengambilan nomor.
Lata warga, Kamis (13/8) adalah batas akhir waktu pendaftaran UMKM yang ingin berdagang di lokasi pameran. Kadis Kominfo NTT, Ady Mandala tidak berada di ruang kerjanya ketika hendak dikonfirmasi soal pembagian nomor oleh para pelaku UMKM tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Kunjungan ke Kabupaten Kupang, Kapolda dan Wakapolda NTT Tanam Pohon dan Tinjau Penyemaian Bibit Kelor
- 2Resmikan Delapan Titik Sumur Bor, Kapolda NTT Salurkan Bansos kepada Warga Kelurahan Belo
- 3Sengketa Pers Belum Tuntas, Wartawan Sudah Diperiksa Pidana; Kapolda NTT Didesak Copot Kapolres TTU
- 4Polda NTT Selidiki Dugaan TPPO di Hotel Sasando, Tujuh Mantan Pemandu Lagu Dimintai Keterangan
- 5Kapolda NTT Tekankan Pendampingan Pascagempa, Semangat Belajar Anak-Anak Jadi Perhatian
- 6Warga Kelurahan Belo Rasakan Manfaat Nyata Sumur Bor Bantuan Polda NTT, Pengeluaran Bulanan Air Bersih Anjlok Signifikan
- 7Polres Matim Kawal Penyaluran Bantuan PT Trinusa Resources dan CBP Group untuk Warga Terdampak Gempa di Kelurahan Kota Ndora
- 8Warga Kelurahan Belo Rasakan Manfaat Nyata Sumur Bor Bantuan Polda NTT, Pengeluaran Bulanan Air Bersih Anjlok Signifikan
- 9Sengketa Pers Belum Tuntas, Wartawan Sudah Diperiksa Pidana; Kapolda NTT Didesak Copot Kapolres TTU



