NTT

PLN Kerahkan Tim BKO Pulihkan Listrik di Palue, Kantor SAR Kupang Kerahkan KN. Antareja 233

Jermi Lau | 18 Agustus 2026, 14:03 WIB
PLN Kerahkan Tim BKO Pulihkan Listrik di Palue, Kantor SAR Kupang Kerahkan KN. Antareja 233
Foto (kiri) Breafing Tim PLN, sebelum diberangkatkan ke pulau Palue, (kanan) : Breafing Kru KN Antareja 233 sebelum diberangkatkan

AKURAT.CO - Penanganan pasca gempa terus digalakkan pemerintah melalui sejumlah instansi dengan tugas masing-masing.

Pada Senin (17/8/2026), PT PLN (Persero) mengerahkan Tim Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Flores Bagian Timur ke Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di wilayah itu.

Sehari kemudian atau Selasa (18/8/2026) Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Kupang mengerahkan KN. SAR Antareja 233 Kupang menuju Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat untuk mendukung Operasi Pencarian dan pertolongan serta penanganan dampak Gempa yang mengguncang tujuh kabupaten di Pulau Flores tersebut.

Manager PLN UP3 Flores Bagian Timur Eko Riduwan, mengatakan keselamatan masyarakat dan petugas menjadi prioritas utama dalam penanganan gangguan kelistrikan pascabencana.

“Pasca gempa, prioritas kami adalah memastikan keselamatan masyarakat dan petugas, baru kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jaringan. Tim BKO dikerahkan agar penanganan di Pulau Palue berjalan lebih cepat, sehingga kelistrikan pulih secara bertahap dan aman,” ujar Eko.

Di Pulau Palue, Tim BKO melakukan penyisiran jalur kelistrikan untuk mengidentifikasi titik kerusakan. Petugas juga melakukan perbaikan terhadap infrastruktur yang terdampak sebagai bagian dari proses pemulihan pasokan listrik.

Pengerahan personel tambahan tersebut dilakukan untuk memastikan jaringan dan infrastruktur kelistrikan yang terdampak gempa dapat segera diperiksa, diperbaiki, dan dinormalisasi secara bertahap dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan.

Menurut Eko, percepatan pemulihan tidak boleh mengesampingkan keandalan dan keamanan jaringan. Karena itu, setiap bagian infrastruktur harus dipastikan dalam kondisi aman sebelum kembali dialiri listrik.

“Kami sangat memahami betapa krusialnya peran listrik bagi warga, terutama dalam masa pemulihan pascabencana. Namun, kami harus memastikan jaringan benar-benar aman sebelum dioperasikan,” katanya.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) F. Eko Sulistyono mengatakan kesiapsiagaan personel dan koordinasi antarsatuan kerja menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan bencana.

“Ketika bencana terjadi, di situlah kehadiran PLN harus paling dirasakan oleh masyarakat. Kecepatan pemulihan harus selalu beriringan dengan keselamatan,” ujar F. Eko Sulistyono.

Ia menegaskan PLN akan mengerahkan seluruh sumber daya yang diperlukan agar masyarakat Pulau Palue dapat kembali menikmati layanan listrik yang aman dan andal.

Terpisah Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel menyampaikan KN. SAR Antareja 233 Kupang bermuatan 56 orang terdiri atas 15 personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang yang terdiri dari rescuer dan ABK, 36 personel Yonif TP 929/MMM Brigif 21/Komodo Soe – Timor Tengah Selatan, serta 4 tenaga kesehatan, dan seorang awak media.

Tim juga membawa sejumlah perlengkapan pendukung, antara lain obat-obatan dan perlengkapan medis, serta perlengkapan, logistik dan pakaian yang akan di distribusikan pada korban gempa bumi.

Mexianus Bekabel, mengatakan pergerakan kapal dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026 pukul 00.45 Wita, dengan tujuan Labuan Bajo.

KN. SAR Antareja akan menempuh jarak sekitar 290 nautical mile (NM) dengan kecepatan rata-rata 14 knot. Pengerahan KN. SAR Antareja 233 merupakan bentuk kesiapsiagaan dan komitmen Basarnas dalam memberikan dukungan terhadap penanganan bencana gempa bumi di wilayah Pulau Flores.

Pihaknya menegaskan seluruh personel dan unsur pendukung akan terus berkoordinasi guna memastikan pelaksanaan operasi berjalan aman, efektif, dan terarah. (Mbuhang - Mutia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

J
Reporter
Jermi Lau
J
Editor
Jermi Lau