NTT

Pemprov NTT Genjot Infrastruktur, 32 Ruas Jalan Strategis Rampung dan Siap Dongkrak Investasi

Pandapotan Tampubolon | 17 Juli 2026, 16:06 WIB
Pemprov NTT Genjot Infrastruktur, 32 Ruas Jalan Strategis Rampung dan Siap Dongkrak Investasi
Melkiades Laka Lena

AKURAT.CO – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menuntaskan pembangunan dan peningkatan 32 ruas jalan strategis di berbagai kabupaten dan kota sepanjang 2025. Pembangunan yang dilaksanakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTT ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah, menekan biaya logistik, sekaligus mendorong pertumbuhan investasi dan ekonomi masyarakat.

Program yang mencakup rekonstruksi jalan dan penanganan long segment tersebut merupakan bagian dari komitmen Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma untuk menghadirkan pembangunan infrastruktur yang merata hingga ke pelosok daerah.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan pembangunan infrastruktur jalan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan.

Menurutnya, jalan yang berkualitas tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan daya saing daerah.

"Pembangunan 32 ruas jalan strategis ini bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan NTT. Jalan yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, menekan biaya distribusi, meningkatkan daya saing daerah, sekaligus membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi masyarakat di berbagai wilayah," ujar Melki.

Sebanyak 32 ruas jalan yang telah ditangani tersebar di Pulau Timor, Flores, Sumba, Alor, Lembata, Rote Ndao, Sabu Raijua hingga Kota Kupang.

Beberapa di antaranya meliputi ruas Bondokodi–Waitabula, Keliting–Wini–Sakato, Betun–Motamasin, Waepare–Bola, Poma–Baiawa, Wologai–Detukeli, Simpang Patung Sonbai–Bello, Yos Sudarso, Watutuku–Mataraben, Kalabahi–Kokar, Panite–Kolbano, Simpang Niki-Niki–Oenlasi, Watowiti–Waiklibang, Balauring–Wairiang, Aeramo–Kaburea, serta sejumlah ruas jalan di Kota Kupang.

Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT Benyamin Nahak mengatakan seluruh paket pekerjaan dilaksanakan sesuai perencanaan dan spesifikasi teknis agar menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan memiliki umur layanan yang panjang.

Menurut Benyamin, pihaknya mengawal setiap tahapan pekerjaan agar pembangunan yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Pelaksanaan ini sesuai arahan Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur, yakni memastikan setiap pembangunan infrastruktur memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Karena itu, kami mengawal seluruh proses pekerjaan agar memenuhi standar teknis, sehingga kehadiran 32 ruas jalan strategis ini benar-benar memperkuat konektivitas antarwilayah, meningkatkan pelayanan publik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," katanya.

Rampungnya pembangunan 32 ruas jalan strategis tersebut diharapkan semakin memperlancar arus barang, jasa, dan mobilitas masyarakat antardaerah.

Dengan konektivitas yang semakin baik, Pemerintah Provinsi NTT optimistis iklim investasi akan semakin tumbuh, pusat-pusat ekonomi baru berkembang, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.