Kurang dari 48 Jam, Polda NTT dan Polres Belu Ungkap Kasus Penemuan Mayat Bayi di Bendungan Haekrit

AKURAT.CO - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) bersama Polres Belu berhasil mengungkap kasus penemuan mayat bayi di Bendungan Haekrit, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, dalam waktu kurang dari 48 jam. Berkat penyelidikan intensif dan kolaborasi Tim URC Polres Belu dengan Tim URC Polda NTT, dua orang terduga pelaku berhasil diamankan pada Jumat (17/7/2026) malam di Kota Kupang.
Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial IAD (21), laki-laki, warga Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, dan DSA (20), perempuan, pelajar asal Kelurahan Berdao, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu. Keduanya kini menjalani pemeriksaan intensif di Markas Ditreskrimum Polda NTT untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., mengapresiasi kerja cepat tim gabungan yang mampu mengungkap kasus tersebut dalam waktu singkat.
"Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi antara Tim URC Polres Belu dengan Tim URC Polda NTT dalam melakukan penyelidikan secara profesional, ilmiah, dan berbasis alat bukti. Setiap petunjuk di lokasi kejadian dianalisis secara cermat hingga akhirnya mengarah kepada identitas para terduga pelaku," ujar Kombes Pol. Henry Novika Chandra, dalam keterangan pers.
Kasus ini bermula setelah warga melaporkan penemuan mayat bayi yang dikuburkan secara tidak layak di kawasan Bendungan Haekrit pada Kamis (16/7/2026). Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Identifikasi bersama penyidik Satreskrim Polres Belu langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dalam proses olah TKP, penyidik menemukan sejumlah petunjuk penting. Salah satunya adalah selembar nota pembelian antiseptik yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian. Barang bukti tersebut kemudian menjadi titik awal pengungkapan kasus.
Tim penyidik selanjutnya menelusuri apotek tempat antiseptik dibeli dan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV). Dari hasil analisis, polisi berhasil mengidentifikasi sepeda motor yang diduga digunakan pelaku.
Penyelidikan kemudian dikembangkan melalui profiling kendaraan. Hasil penelusuran menunjukkan kendaraan tersebut pernah ditarik oleh salah satu leasing pada November 2025.
Berbekal informasi tersebut, Tim URC Polres Belu dan Tim URC Polda NTT segera melakukan pengejaran. Setelah memperoleh informasi bahwa kedua terduga pelaku berada di Kota Kupang, tim gabungan berhasil menemukan kendaraan yang digunakan di sebuah rumah kos di wilayah Kelapa Lima.
Pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 23.30 WITA, dipimpin Kasat Reskrim Polres Belu bersama Tim URC Polda NTT, kedua terduga pelaku berhasil diamankan. Dalam pemeriksaan awal, keduanya mengakui perbuatannya dan menyatakan bersedia mempertanggungjawabkan tindakan tersebut.
Penyidik juga mengungkap fakta awal bahwa orang tua kedua terduga pelaku tidak mengetahui adanya kehamilan maupun proses persalinan yang dialami terduga pelaku perempuan.
Meski demikian, penyidik masih terus mendalami perkara untuk melengkapi alat bukti, mengungkap secara utuh kronologi kejadian, serta memastikan terpenuhinya seluruh unsur pidana sebelum proses hukum dilanjutkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kabid Humas Polda NTT menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan.
"Saat ini kedua terduga pelaku telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik terus mendalami seluruh fakta, termasuk memastikan rangkaian peristiwa yang terjadi serta melengkapi seluruh alat bukti. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak berspekulasi, dan menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada kepolisian," tegasnya.
Polda NTT memastikan proses penyidikan akan terus dikawal secara profesional guna memberikan kepastian hukum sekaligus memenuhi rasa keadilan bagi masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Minggu Kasih di Gereja GBKP Runggun Liliba, Dirlantas Polda NTT Perkuat Kedekatan dengan Jemaat
- 2HUT ke-75 Humas Polri: “Polisi Bersama Masyarakat, Humas Menjaga Reputasi Polri”, Bidhumas Polda NTT Salurkan Bantuan Sosial
- 3Persiapkan Pelantikan Pengurus DPP, FKPTT Gelar Gladi Bersih dan Tegaskan Komitmen Pengabdian
- 4HUT ke-75 Humas Polri: “Polisi Bersama Masyarakat, Humas Menjaga Reputasi Polri”, Bidhumas Polda NTT Salurkan Bantuan Sosial
- 5Persiapkan Pelantikan Pengurus DPP, FKPTT Gelar Gladi Bersih dan Tegaskan Komitmen Pengabdian







